Kamis, 21 Juli 2016

Pak RW Mulyadi pulang agak sorean dari Kantor Kelurahan, ketika sampai rumah ia disambut sang isteri dengan senyum ramahnya.
Sambil minum kopi yang dihidangkan oleh Buk RW Mulyadi, mereka berbincang-bincang...
Pak RW Mulyadi : "Buk,...si Joko anak kita kemana?? kok sepi??"
Bu RW Mulyadi : "itu tadi keluar bawa mainan mungkin lagi maen ditaman sama temannya,..."
Pak RW Mulyadi : "oh,...kalau gitu 'yuk' buk,... bapak tiba-tiba kepengen nich" mengajak isterinya untuk *********
Bu RW Mulyadi : "jangan sekarang pak, nanti joni pulang..."
"Ayo donk buk, bapak udah gak tahan nich... yu, yu, yu..." rayu Pak RW Mulyadi
Dan, dengan rayuannya Pak RW Mulyadi akhirnya berhasil mengajak isterinya untuk ******
Karena tergesa-gesa mereka lupa mengunci pintu kamar sampai akhirnya,....
"GRUBAKZ,...!!!!" terdengar pintu kamar yang didobrak...
Joko : "Pak,...minta uangnya seribu rupiah buat beli es krim,...!!"
Kaget dan terkejut bukan main Pak RW Mulyadi mendengar Joko yang masuk kekamar dengan tiba-tiba, padahal sudah hampir sampai pada tujuannya...
Pak RW Mulyadi --sambil menutupi tubuhnya dengan selimut-- : "Heh,...dasar bocah edan,....kalau masuk kamar ketuk pintu pintu dulu!!! Seribu gundulmu,...!!!lihat itu gara gara seribu rupiahmu adik adikmu pada nempel didinding!!!!--Pak RW Mulyadi terus memaki Joko, anaknya--
Joko : "@@@##$%%$#@#@$$#???????????????!!!!"

0 komentar:

Posting Komentar

Komentar kawan-kawan sangat berharga untuk Diary 3 Banci, makanya silahkan berkomentar ya, tapi jangan nyampah... Oke.. :D